Selamat Datang di zona anti korupsi, Bila ada Temuan Tindak Pidana Korupsi dan Pidana Umum Hubungi : contact person 085720000524

Jumat, 12 Juni 2020

RENTENIR berkedok Koprasi GSI cikembar SMI, diduga Jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

D N

Saber Sukabumi.

Pertama perlu diketahui masalah pinjam meminjam uang adalah hal yang tidak asing lagi, baik melalui Finance maupun pribadi. Akan tetapi jika terjadi dari peminjaman uang tersebut disaat memberikan kebebasan dilingkungan industri/pabrik, maka yang akan dilakukan selaku Peminjam atau pekerja (buruh) harus menyimpan kartu BPJS Ketenagakerjaan mereka, sebagai salahsatu persyaratan (peminjam) kepada Rentenir yang diduga Berkedok Koprasi dilingkungan GSI cikembar Kabupaten Sukabumi.


Sebelumnya tim SS, RN menerima informasi dari salahsatu sumber pekerja GSI tersebut sebut saja Sri mengatakan, saya meminjam uang kepada saudara DN yang mengaku selalu meminjamkan uang ke pegawai GSI cikembar, tetapi peryaratannya bunga 20%

"Saya meminjam uang kepada saudara DN bukan kali ini saja, sebelumnya juga saya sudah meminjam uang untuk kepentingan pribadi, sekarang ketiga kalinya saya meminjam uang kepada DN," paparnya.

Selanjutnya sumber tersebut menjelaskan, saya selalu mencicil seperti biasanya jika sudah waktunya tempo gajihan di GSI

"Cicilan kepada DN, itupun hanya untuk bunga nya saja 20% yang saya bayar setiap gajihan, belum termasuk pokok. Tetapi yang saya herankan, kenapa pembayaran bunganya dari cicilan pinjaman saya sudah melebihi pokok 128 juta harus dilunasi juga plus pokonya, kalau tidak rumah saya dengan orang tua mau di sita." ungkapnya

Ditambahkan sumber, saya terusterang sangat keberatan apa yang di maksud seperti itu. Sedangkan saudara DN juga sama pekerja (Buruh) di GSI cikembar di tempat saya bekerja

"Saya juga sebelumnya pernah di suruh oleh DN untuk mencetak (Scan) kartu BPJS Ketenagakerjaan atas nama pemilik pegawai orang lain, entah apa maksudnya saya juga kurang ngerti." jelasnya

Pada saat tim SS, RN investigasi, tim mencoba menemui pihak Peminjam saudara DN di tempat tinggalnya, untuk dapat kami komfirmasi sebagai hak jawabnya mengatakan,

"Saya memang betul sebagai yang meminjamkan uang tersebut kepada peminjam, tetapi apa yang di sampaikan oleh sumber tersebut itu tidak benar, saya meminjamkannya atas kesepakatan lisan saja tampa ada tertulis. Tapi itupun bagi hasil untuk keuntungan saja antara saya dan si peminjam." katanya

Lanjut DN menyampaikan, saya memang pekerja di GSI cikembar dan mengelola di dalam koprasi,

"Mengenai kartu Ketenagakerjaan saya tidak tau, kalau cara pembayaran cicilannya memang setiap tempo gajihan si peminjam kepada saya, itupun dana nya dari pihak INVESTOR." ungkapnya

Tim menduga, bahwa modus praktek praktek seperti ini sudah lama terjadi di GSI cikembar dan kemungkinan peminjamnya bukan hanya satu atau dua orang pegawai saja, diduga seluruhnya.

Maka dengan adanya informasi tersebut, untuk kiranya kepada Pemerintah Daerah, MUI, Baznas, Ormas Islam dan aparat Kepolisian untuk segera mengambil langkah langkah tindakan tegas, sesuai aturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

Agar seluruh para pekerja (buruh) khususnya di Kabupaten Sukabumi, tidak terjerat lebih dalam lagi dengan prakteknya Rentenir peminjaman uang yang Berkedok Koprasi dilingkungan Industri/ Pabrik.



















Reporter : Tim
Editor : 3 121 ©

Kamis, 11 Juni 2020

Sinergitas Kecamatan Kebonpedes, raih Peringkat ke 1 dari Bupati Sukabumi.


Saber Sukabumi.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami meninjau berbagai kegiatan di Kecamatan Kebonpedes, dan Kegiatan tersebut yang dinamai "Sehari Bersama Bupati Sukabumi" diawali dengan apel di area Kantor Kecamatan Kebonpedes. Pelaksanaan apel yang dilakukan dengan protokol kesehatan yakni menjaga jarak, mencuci tangan serta penggunaan masker. Kamis (11/6/2020).


Sebelum pelaksanaan apel, H. Marwan Hamami menyerahkan beberapa hal penting kepada Kecamatan dan Desa. Seperti penyerahan piala/piagam/hadiah lomba sinergitas Kecamatan tingkat Kabupaten Sukabumi. Kecamatan Kebonpedes meraih peringkat ke satu dalam memberikan pelayanan sinergitas kinerja yang lebih baik.

Adapun penyerahan piala/piagam/hadiah lomba sinergitas Kecamatan tingkat Kabupaten Sukabumi tersebut kepada lainnya seperti, Sukaraja, Gegerbitung, Kadudampit, Cimanggu, dan Cicurug. dilanjutkan dengan penyerahan 543 KTP elektronik juga ZIS secara simbolis kepada Desa Jambenenggang, Kebonpedes, Sasagaran, Bojongsawah, dan Cikaret.

Tak hanya itu, H. Marwan Hamami juga menyaksikan MoU antara Kecamatan Kebonpedes dengan Disdukcapil tentang pemanfataan data kependudukan yang terkonvergensi dalam 10 inovasi layanan publik Kecamatan Kebonpedes.

Dalam arahannya, Bupati mengatakan, pemerintah harus terus mendorong setiap harapan masyarakat lewat kebijakan yang bertujuan menyejahterakan rakyat.

"Apa yang diharapkan masyarakat, dorong terus. Sehingga Sukabumi bisa lebih baik dan memiliki potensi yang melimpah. Sehingga masyarakat ke depan harus lebih sejahtera, salah satu upayanya lewat optimalisasi kinerja aparatur," ucapnya.

Dirinya pun mendukung berbagai kebijakan di tingkat Kecamatan hingga ke tingkat desa. Seperti halnya donor darah di Kecamatan Kebonpedes.

"Minimal saja 10 persen warga Kabupaten Sukabumi mendonorkan darah, maka tidak akan kesulitan orang yang membutuhkan," ungkapnya.

Ditempat yang sama Camat Kebonpedes H. Ali Iskandar mengatakan, Pemerintah Kecamatan Kebonpedes memiliki sejumlah agenda besar di Kegiatan hari ini, mulai dari donor darah dari layanan Saurang, Sabumi, Maparin Getih (Sabumimatih) dan Kegiatan tersebut sudah rutin dan diikuti sekitar 138 pendonor.

"Kita juga ada MoU dengan Disdukcapil. Sehingga Kecamatan Kebonpedes diberi kepercayaan mendapatkan akses data kependudukan. Ini guna mempersingkat proses pendaftaran dari berbagai pelayanan di Kecamatan Kebonpedes," bebernya.

Selain itu, Kecamatan Kebonpedes mendapatkan anggaran dari program Peningkatan Partisipasi Kecamatan (P3K)  2020 untuk penataan fungsi dan akses Lapang Boring. Lapang tersebut sudah mulai bisa dibuat kegiatan upacara, 17 Agustusan dan kepentingan lainnya

"Sejauh ini masih 80 persen tahap pembangunan. Nanti pun akan ada taman tematik. Kita juga membangun papan Asmaul Husna di sepanjang jalan," terangnya.

Usai apel, H. Marwan Hamami langsung meninjau sejumlah pelayanan di Kecamatan Kebonpedes, termasuk Pelaksanaan donor darah di aula Kecamatan.



















Editor : (3 121 ©)

Bupati Sukabumi, Meresmikan Puskesmas Kebonpedes yang Sempat Bodong.


Saber Sukabumi.

Sehari bersama Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami untuk meninjau berbagai kegiatan di Wilayah Kecamatan Kebonpedes antara lain, penyerahan 543 KTP el dan ZIS secara simbolis kepada Desa Jambenenggang, Kebonpedes, Sasagaran, Bojongsawah, dan Cikaret. Kamis (11/6/20)

Pada kesempatan tersebut Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami sekaligus menandatangani Prasasti, sebagai tanda UPTD Puskesmas Kebonpedes Kabupaten Sukabumi telah siap digunakan untuk tempat pelayanan bagi pengobatan masyarakat (pasien).


Akan tetapi, pada saat tahap awal pelaksanaan pembangunan Puskesmas Kebonpedes tersebut, sempat terjadi polemik dengan mencatut nama pengawalan lembaga (TP4D) Kejaksaan Negri Cibadak di papan proyek tampa ada ijin rekomendasi (bodong).

Seperti kutipan salah satu petugas Kejaksaan Cibadak saudara Aji (Intel), melalui komunikasi seluler saat itu kepada kami mengatakan,

"Sudah diberikan teguran dan agar tidak memasang spanduk TP4D terhadap semua kegiatan pengadaan barang dan jasa oleh Dinas Kesehatan, karena Dinas tersebut tidak pernah mengajukan permohonan kepada TP4D, demikian disampaikan.. terima kasih," ungkap Aji.

Prencanaan pada pembangunan kontruksi UPTD puskesmas tersebut bersumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, dengan anggaran senilai : 2.221.000,00 M, sesuai yang terpasang pada (papan proyek) dengan No.SPK : 027 / SPK...../ PPK / DINKES / 2019 / Tanggal Pelaksanaan Pembangunan : 10 juli 2019 / Akhir Waktu : 165 Hari Kalender / CV. JABAR UTAMA.

Usai melaksanakan peninjauan di Puskesmas Kebonpedes Bupati Sukabumi selanjutnya meninjau Pembangunan di Lapangan Sepak bola Kebonpedes, disertai dengan peresmian Papan Asmaul Husna dan Diakhir acara Bersilaturahmi dengan masyarakat di Pesantren Assyafiiyyah Linnahdlatil Athfaal.

















Editor : 3 121 ©

Rabu, 10 Juni 2020

New Perbaikan, Bupati Sukabumi Peletakan Batu pertama Jembatan Cibuni.


Saber Sukabumi.

Pembangunan Jembatan Cibuni merupakan penghubung antar daerah perbatasan Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Sukabumi mulai dilaksanakan. Pembangunan jembatan sepanjang 120 meter diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, Rabu (10/6/2020).



Jembatan sepanjang 120 meter dengan lebar 7 meter ini dibangun menggunakan anggaran dari Bantuan Provinsi Jawa Barat tahun 2020. Total anggaran tersebut sejumlah Rp. 30.580.182.000. Dalam pelaksanaan pembangunannya memakan waktu 210 hari kalender oleh Penyedia Jasa PT. Yasuba Dwi Perkasa – PT. Danti Andhika Kinara dan konsultan pengawas PT. Serena Techno Bakti.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami Meletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Cibuni yang terletak di Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap. Sebelum peletakan batu pertama dilaksanakan juga diberlakukan dalam protokol kesehatan. Sehingga tetap menggunakan masker, hand sanitizer dan menjaga jarak.

H. Marwan Hamami mengatakan, bahwa perjuangan untuk pembangunan jembatan tersebut tidaklah mudah, bahkan menurutnya hampir saja tahun ini tidak terlaksana karena adanya wabah virus covid-19

"Setelah melakukan komunikasi dengan pihak Provinsi alhamdulillah akhirnya dikabulkan oleh pak Gubernur" jelasnya.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami berharap, dengan adanya Pembangunan jembatan ini yang menghubungkan antara perbatasan Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Sukabumi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendorong kreatifitas bagi anak muda, sebagai penunjang destinasi wisata baru di sekitar kawasan tersebut

"Kedepan selain pembangunan jembatan cibuni, disertai dengan penataan akses jalan lainnya akan dilakukan penataan sebagai penunjang pariwisata, sehingga akan memperindah di kawasan tersebut, seperti Wisata air panas cidadap, air Cibuni. Selain adanya perahu, bisa juga dipakai wisata untuk dipakai fasilitas mancing, seluruhnya akan kita tata yang lebih baik." paparnya

Ditambahkan Bupati Sukabumi, Sebetulnya jalan akses ke sini (jembatan Cibuni) tahun ini harus sudah selesai, namun karena covid-19 anggarannya di geser

"Mudah mudahan dengan di mulainya pembangunan jembatan cibuni ini, kedepan akan dikembangkan juga pembangunan yang lainnya menjadi penunjang anak muda agar berkreasi. Sehingga bisa menjawab tantangan sulitnya mencari pekerjaan, semoga dengan adanya Handicraft dan UMKM pun nanti bisa berkembang," terangnya.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Asep Japar mengatakan, pembangunan jembatan tersebut ditargetkan rampung pada 15 Desember mendatang.

Asep Japar berharap, adanya dukungan penuh dari semua pihak. Sehingga pembangunan jembatan tersebut bisa selesai sesuai rencana

"Saya ingin pembangunan ini tepat waktu, lancar, dan berkualitas, jadi mohon dukungan dari semua pihak agar tidak ada hambatan lagi seperti dalam situasi Covid-19 yang kita alami, semoga kedepannya Normal kembali" jelas Kadis PU.

Pada acara peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Cibuni tersebut, H.Marwan Hamami dan jajaran Forkopimda melakukan penyerahan santunan berupa sembako kepada yatim piatu dan jompo yang ada di Cianjur dan Sukabumi.















Editor : 3 121 ©

Minggu, 07 Juni 2020

Supir Angkot, pengguna Roda Dua di Palabuanratu SMI kesal, PREMIUM di SPBU langka.


Saber Sukabumi.

Puluhan sopir angkutan kota di Palabuhanratu mengeluh, karena sulit mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium. Seharusnya dalam situasi Pandemic Covid-19 seperti saat ini premium sangat membantu untuk menekan biaya operasional kendaraan.


Langkanya bahan bakar premium ini imbas dari kebijakan pembatasan pembelian premium untuk kendaraan bermotor oleh sejumlah Stasion Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Palabuhanratu. Sedangkan di tambah, "Masih saja dilayaninya pembeli yang menggunakan jerigen." Kesal parman sopir angkotan plabuanratu.

Sopir angkot lainnya jurusan Palabuhanratu-Bojongkopo, Ramdan (30) mengatakan, selama ini sering mengisi BBM jenis pertalite karena jika premium harus menyesuaikan dengan kebijakan SPBU.

"Kalau mau kebagian premium harus mengisi malam hari, biasanya saya isi di SPBU Bagbagan, itupun kalau bensin di dalam tengkinya masih kuat nyampe ke lokasi. Tetapi kalau kosong atau ditutup saya lari ke SPBU Batusapi, kalau kosong juga ya terpaksa isi pertalite," ujarnya kepada awak media, Sabtu (6/5/2020).

Menurutnya, pembeli premium tidak hanya kendaraan angkutan umum tapi juga termasuk nelayan. Namun begitu, konsumsi nelayan jika dihitung per orang tidak memakan jumlah banyak.

"Yang saya lihat sih kebanyakan habis oleh jerigen-jerigen yang suka jual eceran. Kalau nelayan walau banyak tapi paling beberapa liter per orang tidak seperti jerigen sampai puluhan liter," kata dia.

Dia berharap, pihak SPBU tidak membatasi waktu pengisian premium untuk angkot sehingga bisa mengisi kapanpun bukan hanya di malam hari. 

"Jangan sampai seperti sekarang, premium masih ada tapi kami tidak bisa membeli dengan alasan yang tidak jelas," keluhnya.




















Editor : 3 121 ©

Kamis, 04 Juni 2020

PATEN, Kec.Kebonpedes bantu Pelayanan Disdukcapil Kab.SMI bagi Adminduk warga.


Saber Sukabumi.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sukabumi telah memberikan kemudahan dalam proses adminduk yang tersebar di sejumlah wilayah UPTD dukcapil kepada warga.
Selain dari kemudahan pelayanan yang diberikan tersebut, dapat dilakukan juga di Kecamatan Kebonpedes Kabupaten Sukabumi sebagai tempat (PATEN) dalam membatu melayani Perekaman KTP dan penerbitan Dokumen Kependudukan warga Kebonpedes. Kamis, (04/06)



Jika warga Kebonpedes yang hendak menukarkan Suket menjadi KTP-electronik fisiknya atau untuk mengurus dokumen yang lainnya, tidak perlu jauh jauh harus mendatangi ke kantor Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, cukup datang ke tempat pelayanan (PATEN) Kecamatan Kebonpedes dan disertai membawa catatan biodata permohonan warga yang dibutuhkan.

Saat ditemui di kantor Kecamatan Kebonpedes, Ali Iskandar menyampaikan kepada SS, bahwa pelayanan yang kami berikan kepada warga, hanya untuk membantu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sukabumi secara optimal, dalam pembuatan Adminduk (KTP, KK, Akta Kelahiran).

"Jika mana warga ingin mengurus Dokumen kependudukannya di Kecamatan Kebonpedes, terlebih dahulu agar warga tetap selalu menjalankan protocol kesehatan, salahsatunya selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer yang telah di sediakan dan selalu tetap jaga jarak physical distancing." ungkap Camat


















Editor : (3 121 ©)

Tim Satgasus Polri, Berhasil ungkap 402 Kg SABU sindikat Jaringan Internasional di SMI.


Saber Sukabumi.

Kabareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Listyo Sigit Probowo memimpin langsung Konferensi Persbersama Kapolda Jawa Barat dan Tim Satuan Tugas Khusus Polri Merah Putih dalam pengungkapan kasus penggrebekan jaringan sindikat Narkoba Internasional dari Timur Tengah jenis sabu-sabu, seberat 402 kilogram yang tersimpan di Perumahan Villa Taman Anggrek RT 01/25 Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Kamis (4/6/2020).




Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari kasus sebelumnya di wilayah banten, dalam pengungkapan ratusan kilogram jenis sabu sabu. Pengembangan berikutnya dari informasi yang diterima, bahwa telah terjadi transaksi narkotika kembali jenis sabu dari iran, dengan metode ship to ship (kapal ke kapal) melalui jalur laut Samudera Hindia,

"Selanjutnya, Tim Khusus Satuan Tugas Khusus Polri Merah Putih bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan pendalaman, hingga berhasil mengamankan dari enam tersangka berikut barang bukti sabu seberat 402 kilogram di dua lokasi berbeda,

"Di lokasi pertama, yakni Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi. Lanjut, tim melakukan penelusuran terhadap jaringan tersebut, untuk melakukan pembuntutan terhadap dua orang kru kapal dan akhirnya tim telah berhasil mengamankan dua tersangka, berikut mengamankan 2 kilogram narkotika jenis sabu di Pelabuhan Ratu," ujar Listyo.

Ditambahkan, dalam pengungkapan jaringan sindikat narkoba sabu Internasional tersebut, Kabareskrim Mabes Polri (Komjen Pol) Listyo Sigit Probowo menerangkan ke awak media,

"Setelah mengamankan dua kru kapal berikut sabu seberat dua kilogram itu, Tim melakukan pengembangan lebih mendalam. Hasil pengembangan tersebut sebanyak tiga tersangka kembali berhasil diamankan, berikut barang bukti dengan total sabu seberat 402 kilogram yang tersimpan di salahsatu Perumahan elit Taman Anggrek Sukaraja Sukabumi Jawa barat,

"Dari enam 6 tersangka orang itu berbeda peran tugasnya, tiga 3 orang di antaranya ABK, dua 2 pengatur pejalanan di jalan, dan seorang tugasnya menyiapkan rumah kontrakan untuk menyimpan sabu 402 kilogram tersebut. Nilai total konversi barang bukti sabu sekitar Rp 480 miliar, dari keseluruhan tersangka yang telah diamankan berinisial, BK, I, S, NH, R, Y dan F

"Diantara enam 6 tersangka ada sepasang suami istri yaitu Y dan F warga asal Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi yang bertugas untuk mengontrak Rumah di Villa elit Taman Anggrek Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi Jawa barat." jelas Listyo

Atas perbuatan dari keenam tersangka, dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

















Editor : 3 121 ©