Jumat, 26 April 2019
"PATEN" Kecamatan Kebonpedes Terbukti yang Terbaik sebagai Penyelenggara Administrasi Terpadu tingkat Kecamatan Kabupaten Sukabumi 2019.
Saber Sukabumi,.
Camat Kebonpedes, Ali Iskandar menerima Penghargaan sebagai Kecamatan yang terbaik selaku penyelenggara Pelayanan Administrasi Terpadu (PATEN) di tingkat kabupaten sukabumi tahun 2019, yang mendapatkan pringkat pertama juara kesatu.
Penghargaan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono, beserta kepada seluruh penerima Penghargaan se Kabupaten Sukabumi bagi Kecamatan yang lainnya, disela-sela upacara peringatan hari otonomi daerah ke XXIII, sekaligus dirangkaikan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Cijagung Kecamatan Kadudampit, Kamis (25/4/2019).
Ali Iskandar dengan terbukti yang dianugrahi selaku Camat Terbaik, telah berhasil menciptakan terobosan pertama sebagai penyelenggara Pelayanan Administrasi Terpadu (PATEN) 2019 ditingkat kecamatan yang sangat memuaskan, dan tidak lupa Mengucapkan Rasa Syukurnya atas Prestasi yang didapatnya kali ini.
" Bersyukur secara habluminannas dan Habluminalloh ini menjadi motivasi untuk warga dan aparat guna meningkatkan kualitas diri, berharap hanya ridhonya dengan selalu terus menebarkan manfaat untuk semua, khususnya bagi Warga Masyarakat Kebonpedes, Ujarnya Kepada awak Media.
Selanjutnya Adjo Sardjono juga, menyerahan penghargaan tentang Tani kepada Laboratorium Kesehatan Hewan dan Masyarakat Dinas Peternakan, Balai Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian serta UPTD Peternakan dan Pusat Kesehatan Hewan Wilayah VI Jampang Kulon.
Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri, para kepala perangkat daerah, Camat se Kabupaten Sukabumi, serta undangan lainnya.
Editor : €121©k
Senin, 22 April 2019
SEKDA di Dampingi KABID SD melakukan Monitoring USBN di Wilayah CIBADAK. "SEKDA APRESIASI LANCARNYA PELAKSANAAN UJIAN.
H. Iyos Somantri
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi
Saber Sukabumi,.
H.Iyos Somantri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi melakukan monitoring Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Cibadak, yang dalam pelaksanan (USBN) tersebut akan secara serempak dimulai hari senin (22/04) hingga Kamis (25/04) mendatang.
Didampingi Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Agus Muharam, Sekda Kabupaten Sukabumi dan Pimpinan Komisi 4 DPRD memantau jalannya USBN di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama AL Ummah, SMPN 2 Cibadak,
dan terakhir di SDN 5 Cibadak.
Agus Muharam
(kaca mata)
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan
Kabupaten Sukabumi
" Alhamdulillah pelaksanaan USBN berjalan dengan tertib dan lancar, baik yang sudah berbasis Komputer ataupun belum, sebagai contoh pelaksanaan USBN di SDN 5 Cibadak kondisinya sangat kondusif dan terkendali, jumlah 4 kelas dengan rata rata 20 Rombongan belajar perkelas, kita berharap melalui pelaksanaan ujian yang baik dan bermutu akan menjadikan anak didik kita lebih baik lagi" jelas Sekda.
Ditempat yang sama, Kabid SD Agus Muharam juga menegaskan,
" Bahwa ujian berjalan tertib sesuai rencana, kedepan pelaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terutama di tingkat SD bisa terlaksana lebih baik,
" Untuk tingkat SD saat ini baru di beberepa sekolah percontohan, UNBK adalah tantangan bagi kami untuk bisa melaksanakannya dengan lebih baik lagi" tegasnya Kabid.
Editor : Erick
Jumat, 12 April 2019
Kekayaan Alam BAWANG PUTIH yang Memiliki Potensi NILAI EKONOMI sangat TINGGI, berada di Tanah Kabupaten Sukabumi.
H. Marwan Hamami
BUPATI SUKABUMI
Bersama
Ir. H. Sudrajat, MM
Kepala Dinas
Pertanian Kabupaten Sukabumi
Saber Sukabumi,.
Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami beserta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Ir. H. Sudrajat, mengunjungi serta sekaligus menyaksikan panen bawang putih dilahan pertanian hamparan kebun bawang putih di Desa Langensari Kecamatan Sukaraja, sebagai salah satu kekayaan alam yang memiliki potensi pertanian dan menghasilkan nilai yang ekonomis sangat tinggi, dalam pembinihan bibit bawang putih yang unggul bagi pertanian di Kabupaten Sukabumi. (12/04/2019)
H.Marwan Hamami menjelaskan bahwa, pemanfaatan lahan ruang pertanian bawang putih seperti ini yang harus di kembangkan lebih lanjut untuk di daerah sukabumi,
" Ini salah satu contoh program dengan hasil yang baik, dalam penguatan pertanian bawang putih yang akan di dorong selanjutnya, Sehingga masyarakat bisa di berdayakan, apa lagi jika nanti jalan tol beres" jelas Bupati.
Selanjutnya Bupati Sukabumi mengapresiasi upaya yang dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, karena telah berhasil membina Kelompok Tani Rahayu Satu Desa Langensari Kecamatan Sukaraja,
" Seperti ini adalah konsep agro wisata, tinggal memanfaatkan ruangnya sehingga bukan bawang putih saja atau sayuran dan buah buahan, namun ada ruang bermain dan berwisata kuliner nantinya" ungkap H.Marwan Hamami
Di selasela kunjungan Bupati Sukabumi ditempat yang sama, ketua Kelompok Tani Rahayu Satu Ece Royani mengucapkan terima kasih atas dukungan yang di berikan Bupati Sukabumi melalui dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi,
" Awalnya saya agak pesimis, terlebih kami melakukan demplot dengan mendatangkan bibit dari Taiwan, namun hari ini saya bersyukur upaya yang kami lakukan tidak sia sia dengan hasil yang luar biasa" terangnya.
" Sampai hari ini saja kami tidak kesulitan, untuk mendapatkan pasar dalam menjual dari hasil pertanian bawang putih tani kami dan sudah banyak yang pesan, sehingga untuk pasar tidak kesulitan, harga untuk benih bawang putih saat ini bisa mencapai 40-60 ribu rupiah per kilogram" jelas Ece Royani.
Perlu diketahui juga, bahwa pemerintah pusat secara global untuk target swasembada atau ekspor bawang putih akan dilaksanakan ditahun 2021.
Editor : E 121 K
Kamis, 04 April 2019
Udan KADES Sasagaran TRANSFARANSI di Utamakan, dalam Melakukan Sosialisasi DANA DESA Tahun Anggaran 2019 kepada Warga.
Udan Abdullah
KADES
SASAGARAN
KECAMATAN KEBONPEDES, KABUPATEN SUKABUMI
Saber Sukabumi,.
Dalam mewujudkan keterbukaan publik untuk membangun desa yang baik secara Transfaran, perlu adanya wujud yang nyata kepada masyarakat, untuk itu bagi Pemerintah Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi seperti pada tahun sebelumnya, Menggelar Sosialisasi Dana Desa Sasagaran (APBDes) tahun anggaran 2019 yang bertempat di Desa Sasagaran. Selasa (2/4).
Ali Iskandar, Camat Kebonpedes dalam sambutannya mengatakan,
" Sasagaran adalah desa kedua di Kecamatan kebonpedes yang mendeklarasikan dalam program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2019.
" Tugas Camat adalah melakukan pembinaan dan pengawasan didalam pembangunan, sehingga sebelum dana desa di gunakan maka harus di tuangkan dan disepakati bersama masyarakat dalam APBDes, dan Bupati Sukabumi melaui Camat melakukan evaluasi tahun berjalan atau evaluasi ditahun sebelumnya,”
" Karena dalam prinsip pemberdayaan itu bertumpu pada kekuatan partisipasi, dimana era keterbukaan seperti sekarang banyak yang harus kita ajak dan untuk dilibatkan, sehingga pembangunan nyata agar dirasakan oleh masyarakat manfaatnya. "tegas Ali.
Camat Ali menegaskan, " Kolaborasi penta helix perlu dilibatkan dalam pembangunan dimulai dari akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas dan media, sehingga masyarakat dapat mengetahui dari segala pembangunan yang akan di jalankan oleh Desa.
Ali Iskandar
Camat Kebonpedes
" Bahwa sumber anggaran APBDes Sasagaran tahun 2019 sejumlah Rp. 1.504.585.500,- Dana Desa tersebut di dapat dari Pendapatan Asli Desa (PAD) Rp. 10.000.000, serta Dana pendapatan lain yang sah seperti;
" Alokasi Dana Desa (ADD) Rp. 472.560.800.
" Bantuan keuangan Propinsi (PBP) Rp. 127.288.000,
" Bantuan Keuangan Kabupaten. Rp.6.087.400,-
" Dana Desa (DDS) Rp.792.752.000,
" Dana bagi Hasil Pajak dan Retribusi (DBH) Rp.95.897.300,.
Selanjutnya Ali Iskandar menjelaskan, " Sementara untuk realisasi penggunaan anggaran di tahun 2019, akan di realisasikan dan dijalankan sesuai dengan Anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) tahun 2019 sebagai pedoman untuk menjalankan pembangunan.
" Sosialisasi APBDes dimaksudkan untuk menyapaikan secara terbuka kepada masyarakat dengan terkait perencanaan dan pembangunan, sekaligus penggunaan Dana desa kepada masyarakat, " jelas Camat Kebonpedes.
Pada kesempatan waktu yang sama, Udan Kades Sasagaran menyampaikan,
" Kita juga menginformasikan bahwa di tahun 2018, bahwa kita sudah melaksanakan dalam bentuk kegiatan fisik, begitu juga pemberdayaan masyarakat termasuk kegiatan sosial, pendidikan, dan kegiatan kesehatan.
" Transfaransi anggaran sangat penting untuk membangun kepercayaan dan dukungan kepada masyarakat terhadap pembangunan yang akan kita di jalankan secara bersama,
“ Keterbukan adalah menjadi ruh bagi pemerintahan desa agar menjadi lebih baik, kecamatan lebih baik dan Sukabumi semakin lebih baik, " papar Udan.
Disela sela dalam Kegiatan Sosialisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes. Turut hadir, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri menyampaikan,
" Bahwa dalam menjalankan pembangunan masyarakat perlu mengetahui mulai dari planting, budgeting dan reporting, dan memang demikian seharunya seperti ini,
" Sehingga masyarakat bisa bersama sama dapat mengetahui dan mendukung dari segala pembangunan apapun yang akan dilaksanakan di desa, seperti ini dari salahsatu contohnya yang akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan akan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk menjadikan lebih baik dalam pembangunan desa. " jelasnya.
Turut hadir yang lain dalam sosialisasi tersebut Muspika, Babinsa, BPD, LPMD, Tokoh agama, RT/RW dan masyarakat undangan lainnya. ((121K))
Selasa, 26 Maret 2019
H. Iyos Somantri SEKDA Kabsi, Membuka Rapat Koordinasi Pengembangan Destinasi Wisata dan Mampu Memberi Dampak Positif pada roda Perekonomian Masyarakat.
Saber Sukabumi,.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menggeber pengembangan sektor kepariwisataan, dengan menggali dan mendayagunakan potensi yang ada, terbukti Pembangunan dan pengembangan pariwisata mampu memberi dampak positif pada roda perekonomian masyarakat,
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Pengembangan Destinasi Wisata di Gedung BK3D Cibadak, Selasa (26/03)
Sekda juga menerangkan bahwa pengembangan Destinasi Wisata diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan hal tersebut relevan dengan program prioritas Bupati Sukabumi yakni pembangunan infrastruktur dan pengembangan pariwisata Sukabumi menjadi destinasi wisata kelas dunia,
" Pemerintah Kabupaten Sukabumi sedang berupaya terus menggali potensi dan daya tarik wisata untuk mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat" tambah Sekda.
Di akhir sambutanya Sekda tak lupa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara, juga meminta Perangkat Daerah untuk mensinergikan program dalam membangun sektor kepariwisataan.
Rakor yang mengusung Tema " Melalui Pengembangan Pariwisata Kita Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Guna Mewujudkan Kabupaten Sukabumi Yang Lebih Baik" ini diikuti oleh 100 Peserta yang berasal dari Dinas Instansi Terkait dan Camat di Wilayah Sukabumi Bagian Utara,
Hadir dalam kegiatan ini Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Pariwisata, para Camat dan stakeholder terkait lainnya.
Editor : E 121 K
Minggu, 24 Maret 2019
PRIHATIN, Pelajar PRESTASI di Piala Menpora U-16, Nunggak Bayar Sekolah. Pemerintah serta Pembingbing diduga Anak di Kuras Tenaga sampai Tubuhnya Kering, sebelum Dana bantuan Bingbingan Masuk ke Rekening.
Arijal Andi
Pelajar MTS Berprestasi Juara 2 Piala Menpora U-16
Serta Peraih Juara
Hafid Alquran dan Didaerahnya Juara 2 Adzan
Kabupaten Sukabumi
Saber Sukabumi,.
Arijal merupakan siswa berprestasi peraih juara 1 Hafid Alquran dan Juara 2 Adzan didaerahnya, Dia juga merupakan Atlet berprestasi yang sempat membawa Tim Selak bola didaerahnya menjadi juara 2 Piala Menpora U-16 tahun 2018 lalu.
Arijal merupakan Pelajar yang tidak mendapat bantuan berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Keluarganya tidak terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH), pekerjaan sang Ayah hanya sebagai tukang Ojek Pangkalan, itulah alasan Arijal tidak mampu membayar tunggakan Sekolah.
Adalah Arijal Andi (14) warga Kampung Mariuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Menelisik lebih jauh tentang Arijal, segudang prestasi sempat diraih Siswa kelas 3 MTs ini, Dibidang Olahraga Arijal memperkuat Tim Regional Provinsi Jabar diajang bergengsi Piala Menpora U-16 dan berhasil meraih Juara 2 tingkat Nasional.
Selanjutnya informasi yang di terima oleh awak media, bahwa ternyata Arijal Andi sempat murung di Sekolahnya akibat memiliki tunggakan sebesar 1,5 juta ke Sekolah.
Maka menyikapi hal tersebut, Kapolsek Simpenan AKP Aguk Khusaini bersama Unsur Kecamatan Simpenan langsung mendatangi rumah kediaman Arijal Andi di Kampung Mariuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kapolsek Simpenan, membenarkan Arijal Andi memiliki tunggakan ke Tempat Pendidikan Sekolahnya, Namun tidak seperti yang diberitakan yang sempat menjadi viral. Tetapi informasi yang benar bahwa pembayaran ujian yang belum dibayar, berjumlah 760 ribu rupiah, bukan 1,5 juta.
"Saya selaku Kapolsek Simpenan merasa terpangggil, untuk melakukan cros'cek kebenaran berita tersebut. Saya bertemu dengan orang tuanya yang bernama Heru dan langsung menayakan kebenaran Arijal yang belum bayar uang ujian, ternyata memang benar belum bayar yaitu sebesar 760 ribu rupiah.
"Untuk uang tunggakan 760 ribu sudah dilunasi oleh Muspika, selanjutnya Muspika dan Polsek Simpenan mendatangi MTs Al-Baeruni, dari keterangan Sekolah membenarkan.
"Arijal merupakan Pelajar berprestasi baik di bidang agama sebagai juara Hafid Alquran, serta juara Lomba Adzan.
"Maka dari itu tujuan atas kehadiran kami, murni ingin bantu anak tersebut, mengingat anak ini sangat berpotensi untuk maju dan dikembangkan prestasinya, saya tidak ingin anak ini putus sekolah gara gara belum bayar ujian," ujar AKP Aguk Khusaini. (21/3/2019)
Editor : Erick
Jumat, 22 Maret 2019
"MUSRENBANG, Targetkan Keberhasilan Pembangunan dari Mulai Pinggiran. Untuk Kemajuan Ekonomi Berbasis Kawasan 2020.
H. Marwan Hamami
Bupati Sukabumi
dan
Dr. Maman Abdurahman
Kepala Bappeda Kabupaten Sukabumi
(Duduk Tengah)
(Duduk Tengah)
Saber Sukabumi,.
Program pembangunan RPJMD tahun 2020 fokus pada pembangunan ekonomi berbasis kawasan yang merupakan lanjutan dari program sebelumnya, khususnya Pemkab Sukabumi menargetkan dalam pembangunan ekonomi berbasis kawasan 2020 di mulai dari pinggiran. Seperti yang dilaksanakan dalam acara Musyawarah Rencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) dan Rencana kerja pembangunan daerah ( RKPD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2020, di Gelanggang Olahraga Cisaat, Kamis (21/03)
Musrembang RKPD Kabupaten 2020 di selenggarakan sesuai amanat Undang-undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54, tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sukabumi.
Bupati Sukabumi dalam sambutanya menyampaikan, inti pokok pikiran tentang fokus untuk pembangunan kedepan,
" RKPD merupakan penjabaran tahunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai Perda Nomor. 4 tahun 2016, Musrenbang hari ini yang sekaligus penyusunan RKPD tahun 2020 harus mampu mengakomodir pencapaian target kinerja, seluruh Perangkat Daerah agar mengkaji lebih lanjut target yang belum maksimal dan melakukan refocusing, "pinta Bupati.
" perkotaan akan tendorong dari Multiplier Effect nanti, khusus bidang ekonomi kreatif yang sudah mengarah kepada ekonomi digital. Bupati telah merekomendasikan,
" agar produk yang dihasilkan masyarakat memiliki daya saing, tentunya pasar online menjadi solusi yang epektif dan efisien sehingga potensi unggulan dan produk kreatif anak-anak muda bisa di serap konsumen Nasional maupun Internasional.
" Pemerintah akan memberdayakan potensi untuk meningkatkan kesejahteraan, maka kita harap masyarakat kita ini mempunyai ide dan gagasan pengembangan potensi yang berada dilingkungan sendiri, pemerintah ingin menciptakan pekerjaan dirumahnya sendiri, bukan berarti kita tidak butuh pabrik tetapi kita butuh perusahaan yang padat modal sehingga dapat mendorong masyarakat melakukan kreatifitas" jelasnya.
Hal penting lainnya yang di sampaikan Bupati Sukabumi, tentang mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), bersih dan profesional tak luput dari pokok pikiran yang disampaikan.
" kita tingkatkan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis ekonomi lokal melalui bidang agribisnis, pariwisata dan industri yang berbasis kawasan dan berwawasan lingkungan, kita mulai Pembangunan ekonomi dari pinggiran sehingga pembangunan ekonomi berbasis kawasan terwujud, potensi dilaut berbeda dengan potensi di pegunungan semua akan kita berdayakan, "peningkatan efektivitas dan profesionalisme juga perlu dilakukan pada seluruh aparatur pemerintah untuk membangun sistem birokrasi yang baik, sehingga mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat" jelasnya.
Acara tersebut dihadiri oleh 400 orang peserta yang terdiri dari Unsur Perangkat Daerah, Kecamatan, Civitas Akademika serta dunia usaha dan dibuka secara Resmi oleh H. Marwan Hamami Bupati Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut digelar pula acara Stand Up Comedy oleh Mo sidik dan Randhika Djamil Serta Penandatanganan Berita Acara Musrenbang RKPD Tahun 2020 Oleh Bupati Sukabumi.
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Unsur Forkopimda Kabupaten dan Kota Sukabumi, Perwakilan Bapenas, Unsur Perangkat Daerah dan Camat Se Kabupaten Sukabumi serta undangan lainnya.
Editor : E 121 K
Langganan:
Postingan (Atom)













